Membobol Password Wifi, Mungkinkah?

Saat ini wireless fidelity atau yang biasa disebut dengan wifi banyak sekali digunakan oleh berbagai kalangan, dari mulai perkantoran, bandara, rumah makan, cafe, bahkann pengguna rumahan. Dengan kehadiran wifi ini, orang-orang disekitar dapat mengakses internet dengan melalui jaringan wifi tersebut. biasanya, hampir sebagian besar jaringan wifi disertai dengan password agar bisa terhubung.



Mungkinkah para peretas mampu membobol password wifi? Jika ya, bagaimana caranya dan seberapa mudah mereka meretas password wifi tersebut? Bagaimana pula cara agar terhindar dari upaya peretasan terhadap wifi milik kita

Sebelum berbicara jauh tentang mungkinkah membobol password wifi, terlebih dahulu kita ketahui seluk-beluk tentang apa itu wifi dengan segala teknologi yang mengiringi awal perjalanannya hingga saat ini.

Ketika anda ingin terhubung dengan wifi, kerap kali diminta untuk memasukan password. Sistem keamanan ini dimaksudkan agar tidak semua orang dapat mengaksesnya, dan hanya orang-orang tertentu yang mengetahui password yang bisa terhubung. Beda lagi jika wifi disetting tanpa password atau open.

Security pada wifi seperti WEP, WPA, maupun WPA2 mungkin tidak begitu asing lagi bagi yang suka berinternet via wifi. Dari jenis sistem keamanan wifi tersebut, WEP memang sudah sangat jarang digunakan, alasannya yaitu soal keamanan. Namun, bukan berarti sistem keamanan tersebut tidak ada yang menggunakannya lagi. Karena alasan keamanan inilah, WPA/WPA2 hadir menggantikan sistem keamanan WEP (Wired Equivalent Privacy).

Pertanyaannya, Apakah Security Wifi diatas Bisa Dibobol?

Jawabannya adalah IYA. Diluar sana banyak orang yang mampu membobol wifi dengan sangat mudah. Hanya membutuhkan beberapa tool hacking. Bagaimana caranya akan saya bahas pada postingan selanjutnya. Namun yang pasti, sistem keamanan WEP jauh lebih mudah untuk dibobol dibandingkan dengan WPA/WPA2. Kenapa?

Setidaknya ada beberapa poin mengapa WEP tidak direkomendasikan lagi untuk digunakan, diantaranya:

PERTAMA: Mengunakan algoritma RC4 yang dapat dengan mudah dipecahkan oleh para cracker yang berusaha membobol password wifi.

KEDUA: WEP bersifat statis sedangkan WPA/WPA2 bersifat dinamis atau berubah-ubah pada proses enkripsi untuk setiap paketnya. Sistem pengamanan WPA yang bersifat dinamis disebut Temporal Key Integrity Protocol (TKIP).

Singkatnya, sistem keamanan WEP akan lebih mudah dibobol karena cracker dapat menyadap paket data untuk memecahkan kata kunci yang disisipkan pada initialization vektor. Dengan mengumpulkan paket-paket pada initialization vektor tersebut, cracker dapat mendekripsinya.

Hal berbeda pada sistem keamanan WPA, akan percuma mengumpulkan paket data seperti pada WEP. Karena sifatnya yang dinamis atau berubah-ubah pada setiap paketnya. Kata kunci sementara yang berubah-ubah tersebut tidak akan bisa didekripsi layaknya WEP.

Baik sistem keamanan WEP maupun WPA/WPA2, keduanya masih bisa dibobol oleh hacker. Untuk teknis bagaimana cara membobol wifi dengan sistem keamanan tersebut, 142bit akan mengulasnya pada artikel khusus selanjutnya.

Hal yang paling pertama anda lakukan adalah menginstall Kali Linux yang dapat anda baca pada artikel: Tutorial Install Kali Linux Dual Boot dengan Windows 8.

142bit merupakan blog yang mengulas semua tentang keamanan komputer, tutorial, hacking, dan teknologi. Untuk mencegah menjadi korban kejahatan dunia maya, terkadang harus mengetahui cara bagaimana mereka melakukannya. 142bit

0 komentar: