Kenapa Hacker Tangguh Kebanyakan Anak Muda Belasan Tahun

00.48 0 Comments

Hacker, satu kata yang bagi kebanyakan orang dianggap keren, tak sedikit pula yang menganggap biang kekacauan di dunia maya. Tergantung dari sisi mana anda memandangnya. Apakah anda menjadi korban, ingin menjadi seperti itu, atau memang saat ini menjadi bagian dari yang namanya "HACKER".



Tak perlu membahas apa itu hacker, karena banyak sekali definisi saat ini tentang arti sebenarnya. Namun, dari banyak kasus, seorang ataupun kelompok hacker sering kali berumur belasan tahun bahkan belum memasuki dunia perkuliahan. Mengapa demikian?

Menjadi Hacker

Banyak sekali faktor kenapa hacker berumur belasan tahun namun memiliki kemampuan yang mampu membuat orang geleng-geleng kepala atas aksi-aksinya.

#1 Banyak Waktu Luang Untuk Belajar dan Berlatih

Apapun keahliannya, selama terus menerus diasah tentu saja akan semakin tajam. Begitupun dengan seorang hacker, semakin banyak waktu untuk berlatih dan mempelajari dunia pemprograman dan sejenisnya untuk mendukung kemampuannya dibidang hacking, tentu kemampun hackingnya akan semakin meningkat, istilah "TUA-TUA KELADI" berlaku disini.

Anak muda tentu saja lebih memiliki waktu luang dibandingkan dengan orang yang sudah memiliki tanggung jawab, seperti sudah berkeluarga contohnya. Jadi, jika anda memang berniat memiliki kemampuan menjadi seorang haker, mulailah sedini mungkin.


#2 Tertarik dengan Dunia IT

Lupakan keinginan anda untuk menjadi seorang hacker bila tak menyukai, atau sekedar suka atau jenuh dengan dunia IT. Karena saat anda menjadi seoran hacker, teman anda adalah perangkat komputer dan pendukungnya.

Anak muda yang menjadi hacker tangguh kerap kali sangat teramat menyukai dunia IT, baik itu hardware, software, dan programming. Karena itu merupakan senjata dan peluru yang tak lepas antara satu dengan yang lainnya. "Mengoprek" perangkat komputer, menguji keamanan sistem, mencari celah keamanan, coding, akan sangat menarik bagi mereka, bukan sekedar menyukai untuk keren-kerenan belaka.

#3 Bebas Belajar dengan Siapa Saja

Umur belia memiliki keuntungan tersendiri ketika mempelajari semua hal berbau komputer. Tak ada batasan kawan, guru, dan partner ketika mempelajarinya pada usia tersebut. Ini menjadi salah satu faktor anak muda memiliki banyak sekali masukan dari berbagai elemen untuk meningkatkan kemampuannya dibidang hacking.

#4 Memiliki Orang Tau yang Hobi di Dunia IT

Meski tak berlaku untuk semua, minat menjadi seorang hacker kerap kali datang dari orang terdekat, orang tua misalnya. Disini, bukan berarti orang tuanya adalah seorang hacker, hanya saja lengkapnya peralatan yang mendukung untuk belajar sedari kecil. Hal ini menjadikan seorang anak sudah terlatih dibidang komputer sejak sedini mungkin.

#5 Keinginan yang Kuat Menjadi Seorang Hacker

Banyak faktor seseorang ingin menjadi hacker, dari mulai ingin terlihat keren, menguji skill dibidang komputer, alasan finansial dengan menjadi pencuri didunia maya, hingga tak memiliki alasan apapun selain bersenang-senang.

Keinginan untuk menjadi hacker memang didominasi oleh anak muda, alasannya mereka memiliki berbagai potensi untuk itu. Keinginan yang kuat menjadi seorang hacker cenderung dialami oleh anak-anak muda belasan tahun, faktor nomor 1 dan 2 menjadi alasannya.

#6 Otak yang Masih Fresh

Semakin tua, semakin sulit untuk mencerna berbagai pelajaran, dan ini fakta. Beda lagi memang bagi anda yang sudah memiliki dasar-dasar ilmu tersebut. Tapi tetap saja ketika belajar sesuatu, anak-anak muda belia lebih mudah mengingat serta mengembangkannya.

Kemampuan otak yang masih bisa menerima berbagai ilmu hacking, menjadikan anak muda mampu mengembangkan kemampuan ilmunya dan terus mengasahnya diusia muda.

#7 Faktor Gen

Bagi sebagian orang, faktor ini adalah omong kosong, sebuah alasan agar orang malas untuk belajar, dan sebuah statement konyol. Bagi sebagian orang pula, skill bisa dilatih, dan faktor gen dan bakat bukan segalanya.

Tidak sepenuhnya salah, namun tidak sepenuhnya benar. Bakat dan kemampuan terkadang hanya berbeda tipis, hanya di "skat" oleh rasa malas untuk belajar. Menurut saya, meski terdengan omong kosong, faktor ini berlaku bagi seorang hacker. Anak muda yang memiliki gen ini akan mudah untuk mempelajari apapun yang berbau IT.

142bit merupakan blog yang mengulas semua tentang keamanan komputer, tutorial, hacking, dan teknologi. Untuk mencegah menjadi korban kejahatan dunia maya, terkadang harus mengetahui cara bagaimana mereka melakukannya. 142bit

0 komentar: